Postingan

Menampilkan postingan dari November 11, 2007

Ini tentang Rasa

Dimanakah sebenarnya rasa itu berada? Manis, pahit, asam, kecut adalah rasa-rasa yang bisa dicecap oleh lidah. Tetapi rasa-rasa itu juga memiliki kesamaan dengan yang ada didalam hati kita. Seorang yang ditinggal pacarnya, padahal ia masih sangat mencintainya sering merasa bahwa kehidupannya menjadi pahit. Seperti apakah kehidupan yang pahit itu? Rasa manis di hati juga bisa dirasakan oleh seseorang yang hidupnya sedang diselimuti kebahagiaan. Semua yang ada dipikirannya terasa manis. Pahit adalah rasa yang banyak dihindari dan manis adalah rasa yang sebaliknya.

Namun uniknya banyak obat yang terasa pahit dan banyak juga yang manis-manis membuat manusia mengalami sakit. Pil Kina itu rasanya minta ampun pahitnya. Tetapi ia terbukti bisa menyembuhkan seseorang dari sakit malaria. Buah durian itu rasanya manis, tetapi jangan coba-coba memakannya dalam jumlah banyak karena panas dalamlah yang akan dialami. Meski tahu begini, tetap saja banyak manusia yang mati-matian menghindari pahit dan…

Siapa yang Peduli Nasib Bali??

Membaca berita di Harian Bali Post tentang seorang anak yang diduga dibunuh ayahnya di Canggu Kuta Utara bertepatan dengan perayaan Hari Pagerwesi (14/11) lalu, membuat saya miris. Mungkin ini bukan peristwa kekerasan pertama yang terjadi di Bali. puluhan bahkan sampai ratusan kejadian kekerasan sudah pernah berlangsung dengan pelakunya manusia-manusia Bali. Pada hari yang sama di Bali juga ada peristiwa istri yang dibakar oleh suaminya. Apa yang sebenarnya sedang mendera manusia-manusia Bali??
Kekerasan memang banyak disebut lekat dengan manusia Bali. Yang paling mudah di ingat adalah pembantian di tahun 1965/1966 ketika terjadi penumpasan manusia komunis. Manusia Bali dengan kejam membunuh saudar-saudaranya sendiri. Betapa beringasnya manusia Bali ketika itu bisa disimak dari pernyataan Sarwo Edi Komandan RPKAD yang menyatakan bahwa jika di jawa, pihaknya (tentara-red) harus mendorong-dorong orang-orang agar mau menjadi eksekutor, di Bali, tentara harus menahan-nahan agar orang bali …