Postingan

Menampilkan postingan dari November 5, 2017

Liga Indonesia dan Pertunjukkan Ketoprak

Keputusan Pengelola Kompetisi Sepak Bola Liga 1 Indonesia tidak berhenti melahirkan kontroversi. Terakhir publik sepak bola diriuhkan dengan putusan memenangkan Bhayangkara FC atas Mitra Kukar dengan kemenangan WO. Impilkasi keputusan ini tentu sangat  merugikan Bali United FC yang kehilangan peluangnya menjadi juara. Padahal, perjalanan yang dilalui Bali United dan kluba lainnya sudah sangat “berdarah-darah”, bertarung habis-habisan dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Bicara soal riuhnya kompetisi liga 1 sepak bola Indonesia, saya jadi teringat dengan perbicangan saya dengan mantan ketua PSIS, Bapak Ismangoen Notosapoetro (almarhum). Beliau menganalogikan sepak bola itu sama  dengan kesenian ketoprak. Maksud pernyataan Pak Ismangoen tersebuat bahwa  pertandingan sepak bola dan ketoprak sama-sama pertunjukkan hiburan. Para pemain yang bertanding adalah pemeran yang menampilkan adegan-adegan menarik dimana para penonton akan merasa terhibur. Rasa terhibur lahir dari drama-drama yang…