Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 6, 2010

Piala Dunia, Manusia Indonesia, Sorga dan Neraka

"Kapan ya Bli, Negara kita bisa seperti mereka?" tanya istri saya saat kami berdua menonton acara pembukaan Piala Dunia 2010 dri Afrika Selatan. "Dulu kalau ngomong negara Afrika bayangan kita pasti negara-negara terbelakang, karena banyak orang kelaparan" katanya melanjutkan. Istri saya nampak terkagum-kagum menonton dari layar televisi kemegahan opening ceremony wolrd cup 2010. Saya tidak bisa menjawab. Seperti biasa, sangat sering saya harus memutar otak menjawab pertanyaan dari istri yang sederhana tapi kritis. Pertanyaan yang menohok kepada kesadaran dan mungkin perlu merenung dulu untuk mendapatkan jawaban yang pas.

Indonesia di ajang piala dunia, memang hanya bisa menjadi penonton. Dulu sebelum perang dunia II, katanya pernah ikut ajang piala dunia tetapi dengan nama negara Hindia Belanda. Mungkin karena masih dijajah oleh Belanda waktu itu makanya sepak Bolanya masih lumayan diperhitungkan. Tetapi yang sulit dibantah, Indonesia adalah negara yang tergila-gil…

Kegaduhan dari Dunia Selebritis Kita

Sekitar delapan tahun lalu, saat masih menjadi wartawan aktif di Bali Post, seorang teman saya bercerita bahwa ia baru saja meliput konfrensi pers sebuah Band bernama Peterpan. Setengah bercanda saya mengaatakan kepada teman "Band Peterpan? Emang ada?". Ya.. saat itu bagi saya Band Peterpan belum begitu terkenal. Atau mungkin saja sudah, tetapi saya saja yang kuper, jadi tidak begitu mengenalnya.

Lalu, saat masa-masa awal saya ke Semarang di akhir tahun 2004, teman saya satu mobil dalam perjalanan Jogja-Semarang memutar kaset dari Band Peterpan. Saya tidak akrab dengan lagu-lagu yang diputar, tetapi teman saya ini nampaknya sangat hafal dan senang dengan lagu-lagu itu. "Ini lagunya siapa?" tanya saya. "Lho, ini Peterpan Bli. Masak tidak tau" jawab teman saya. "Wah... di Bali Band ini tidak terkenal, sedikit penggemarnya," kata saya sekenanya. Saya memang tidak begitu banyak mendengar lagu-lagu peterpan di perdengarkan di Denpasar saat itu. Kalaup…