Postingan

Menampilkan postingan dari April 18, 2010

Moralitas tidak menjadi Acuan Pemilih di Pilwakot Semarang

Pasangan nomer 5 Soemarmo-Hendi (MARHEN) memimpin perolehan suara sementara hasil penghitungan cepat KPU Kota Semarang. Selisihnya tidak banyak hanya sekitar 3% dibanding pasangan nomer 1 Mahfudz Ali-Anis Nugroho (MANIS). Hasil ini memang agak berbeda dibandingkan hasil sejumlah survey awal menjelang hari pencoblosan. Bahkan hasil survey dari LSI yang sempat diumumkan di Harian Suara Merdeka, pasangan MANIS mendapat dukungan lebih banyak dibanding MARHEN. Hanya saja hasil survey LSI juga memberi data penting bahwa jumlah massa mengambang/swing votter cukup tinggi sehingga keunggulan MANIS dalam survey tersebut disebutkan masih sangat rentan untuk disalip MARHEN.

Lebih jauh bisa disimak bahwa hasil ini sesungguhnya memberikan banyak gambaran tentang proses demokrasi di Kota Semarang, terutama menyangkut dasar acuan pemilih dalam menentukan pilihannya. Memang tidak pernah bisa dianalisa secara tepat dan akurat apa sesungguhnya pertimbangan terpenting bagi pemilih di kota Semarang dalam …