Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 27, 2009

Gus Dur, Demokrasi dan Nasib NKRI

Semenjak menjadi wartawan, seingat saya ada 2 peristiwa atau berita yang membuat saya tak kuasa menahan rasa sedih sampai meneteskan air mata. Pertama saat Bom di Paddys Cafe Kuta yang menewaskan ratusan orang. Yang kedua, saat mendengar berita Gus Dur Meninggal. Ketika berita Bom meledak, bukan kematian yang membuat saya paling bersedih, melainkan rasa kekhawatiran yang besar akan masa depan masyarakat Bali setelah Bom mengingat pariwisata akan tersungkur yang berarti pula, ekonomi Bali terpukul hebat. Apa yang akan dilakukan orang Bali tanpa pariwisata? itulah yang membuat saya sangat khawatir.

Beberapa hari yang lalu, saya kembali merasakan hal yang sama. Meninggalnya Gus Dur Rabu, 30 Desember 2009 menimbulkan rasa khawatir yang kuat di pikiran saya. Khawatir tentang nasib Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Khawatir tidak akan ada lagi tokoh agama yang memiliki jutaan pengikut setia dan sangat kharismatik yang siap menjadi pembela terdepan NKRI sepeninggal Gus Dur? Apakah ad…