Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 8, 2009

Semarang Diterjang Banjir Besar

Minggu siang saya menerima telepon dari Kakak di Bali. "Ini ibu mau bicara", katanya singkat. Lalu terdengar suara ibu saya terbata-bata menangis, saya tersentak kaget,ada apa gerangan? "Nyoman ajak Lika engken di Semarang, sing kena banjir?" katanya. Dari suaranya tertangkap beliau khawatir. "Sing kenken, tiyang baik-baik gen dini, banjir di kota bawah. Tiang tinggal agak di bukit, joh uli banjir," jawab saya menenangkan Ibu. "Di berita di tv, semarang kone banjir gede," kata ibu saya masih dengan nada khwatir.

Memang kadang berita itu membuat persepsi seseorang tidak selalu sama dengan isi berita. Banjir hari itu memang banjir besar. Mungkin ini yang terburuk sejak saya bermukim di kota ini empat tahun lalu. Hujan juga turun deras dari terus menerus. Langit selama tiga hari ini selalu diselimuti mendung tebal dan hujan sambung menyambung. Gambar berita di TV yang menunjukkan banyak rumah di kota semarang yang tenggelam mungkin membuat ibu say…