Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 20, 2012

Agama, adat istiadat dan Moralitas

Apa ukuran moralitas seseorang? Mereka yang mencuri dan menyakiti orang lain jelas tak bermoral. Tapi jika yang menjadi ukuran moralitas adalah bagaimana cara mereka berpakaian atau penampilan fisiknya, maka soal moralitas menjadi hal yang dengan mudah bisa mengundang perdebatan. Apakah seseorang yang memakai koteka di tanah Papua tidak bermoral dibanding cara berpakaian di Aceh?. Ataukah para penyanyi dangdut bergoyang seksi di panggung jauh tidak bermoral dibandingkan para pejabat yang tampil alim selalu berpakaian rapi tapi suka makan uang rakyat? Dalam masyarakat kita, ukuran moral sering menggunakan nilai-nilai agama dan adat istiadat. Pertanyaannya adalah bisakah keduanya dipergunakan sebagai instrument yang tepat untuk mengukur moralitas orang lain? Agama dan adat isitiadat adalah bentukan manusia. Keduanya sebenarnya tidak memiliki nilai yang esensial karena keduanya tercipta dari proses-proses pembentukan pikiran-pikiran manusia yang berlangsung terus menerus. Artinya ba…