Postingan

Menampilkan postingan dari April 20, 2008

TV Lokal dan nasib Jurnalis

Saya mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam diskusi yang dilaksanakan teman-teman Aliansi Jurnalistik Independen Semarang Kamis (24/4). Sebenarnya undangan untuk Baak Isamngoen Notosapoetro (Mbah Mangun), Presiden Komisaris Tv Lokal tempat saya bekerja. Tetapi karena beliau ada satu urusan, saya yang diminta menggantikan. Topiknya tentang TV Lokal Kritik dan Prospeknya dimasa Depan. Nampaknya tema ini diangkat karena ada kegelisahan diantara teman-teman jurnalis yang dipicu pembelian TV lokal oleh pemodal-pemodal kuat dari Jakarta. Dampaknya adalah ketidakjelasan nasib para jurnalis yang bisa dikatakan sudah berjuang sejak awal membangun TV lokal. Kasus seperti ini mungkin tidak hanya terjadi di Semarang tapi disejumlah TV lokal didaerah lain. Para pemodal kuat sedang mengincar TV-TV Lokal untuk dikuasai mengantisipasi adanya ketentuan siaran sistem berjaringan (SSB).

Saya mencoba memahami bagaimana kondisi teman-teman jurnalis, karena meski kini saya lebih banyak ngurusi soal me…

Dari mana sikap susah Disiplin Bangsa Indonesia?

Topik senin, 21 April 2008, Talk show "Ngobrol Bareng Mbah Mangun" yang saya asuh bicara tentang masalah disiplin dan karakter yang nggampangke. Mbah Mangun bicara bahwa soal disiplin itu sangatlah penting. Jika satu bangsa mau maju dan sejahtera, maka disiplin adalah modal dasar yang harus dimiliki. Seorang yang disiplin akan lebih mengharagai segala sesuatu dengan proporsinya. Bayangkan jika sebuah bangsa manusia-manusia nya adalah orang-orang yang disiplin, dipastikan banyak kemajuan yang bisa diraih.

Kaitannya dengan karakter manusia Indonesia yang suka nggampangke, maka ketiadaan disiplin bermula dari hal ini. Karakter yang suka anggap enteng masalah, menjadikan disiplin sangat sulit ditemui pada sosok manusia Indonesia. Lantas apakah ini semua merupakan karakter asli bangsa Indonesia? Mbah Mangun tidak bisa memberi jawaban pasti. "Saya tidak berani memastikan," katanya. Terlebih lagi saya ajukan pertanyaan ini diawali dengan latar belakang nenek moyang nusant…